Indonesia ternyata masuk ke dalam daftar 10 negara di dunia yang sangat aktif dalam menggunakan internet. Bersama dengan 3 negara ASEAN lainnya, yaitu Thailand, Filipina, dan Malaysia, Indonesia mendapatkan durasi selama 4 jam 35 menit.

"Salah satu highlight dari report kami, mereka masuk ke Internet bukan cuma untuk entertainment, komunikasi penting, tapi membantu produktivitas juga," kata Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf disalin Luqmanul.com saat mengisi acara 'Swipe up and to the right: Southeast Asia's $100 billion Internet Economy'.

Adapun salah satu hal yang menjadi catatan penting adalah mengenai pengaruh dari pengguna internet di Indonesia yang sangat meningkat. Seperti diketahui bahwa hampir satu dekade belakangan ini, yang tadinya hanya ada 1:5 pengguna internet di Asia Tenggara, tetapi saat ini sudah ada sekitar 180 juta orang yang rutin mengakses internet.

"Orang-orang banyak bisa menggunakan tools di internet untuk meningkatkan produktivitas mereka, tapi kalau kita pecah lagi dari Asia Tenggara 360 juta orang ada di Internet sebenarnya yang baru berpartisipasi di internet economy baru setengah,180 juta," sambung Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia.

Mereka mayoritas memang belum aktif berpartisipasi di dalam e-commerce dan jaringan ekonomi lainnya. Namun, dari sini juga muncul sebuah prediksi soal ranah pertumbuhan ekonomi bisnis yang akan berpeluang tumbuh menjadi sangat pesat di masa datang.

"Kita berkembangnya sudah sangat maju tapi kesempatan untuk maju masih besar ke depan," tutupnya.

Bahaya Menggunakan Internet Terlalu Lama

Internet memang memberikan banyak dampak positif terhadap kehidupan di masyarakat. Semua serba mudah dan gampang untuk dilakukan. Namun ternyata di balik itu semua juga terdapat dampak negatif yang disebabkan oleh internet, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Perilaku Sosial Menyimpang

Sebuah penyimpangan perilaku sosial yang antara lain ditunjukkan dengan gelagat seperti tak mau bergaul dengan orang lain. Bahkan juga ada yang bergaul dengan usia atau golongan yang tidak sesuai dengannya.

Misalnya saja seperti orangtua yang mungkin bisa dikatakan sebagai 'Om om' justru berteman dengan anak-anak SMP karena menyukai sebuah serial kartun yang tengah digemari oleh anak kecil.

2. Prestasi Pelajar

Dengan terlalu banyak menggunakan internet, baik untuk bersosial media atau bermain game, tentu akan membuat waktu belajar dari para siswa menjadi sangat sedikit. Ditambah lagi dengan waktu yang sedikit untuk belajar, mereka juga sulit untuk berkonsentrasi lantaran memikirkan akun sosmed atau game yang tengah disukainya saat belajar. Hal ini kemudian membuat prestasi para siswa menjadi menurun.

3. Kesehatan

Bukan hanya kesehatan mata saja, namun untuk organ tubuh lainnya juga akan sangat berpengaruh terhadap betapa seringnya seseorang menggunakan internet. Ada yang lupa istirahat, lupa makan, lupa mandi, dan melupakan banyak hal lainnya yang mungkin saja penting baginya. Juga tidak sedikit kasus yang terjadi tentang adanya kelainan kesehatan berupa gangguan jiwa atau mental akibat dari terlalu sering bermain internet.

Untuk menanggulangi 3 dampak ngeatif terbesar dari penggunaan internet yang terlalu lama, rasanya peran lingkungan sekitar juga menjadi sangat penting. Untuk anak-anak yang kecanduan internet, alangkah baiknya orangtua bisa mencegah serta memberikan bimbingan tentang tata cara dan bagaimana menggunakan internet dengan bijak.

Bagi yang sudah dewasa, mungkin sesama teman, kerabat atau keluarga bisa saling mengingatkan satu sama lainnya. Dengan begini, penggunaan internet bisa dimaksimalkan tanpa ada dampak negatif yang merugikan penggunanya sendiri.