Warga China yang ingin mendapatkan akses internet dan nomor telepon baru, mereka harus memberikan izin untuk operator telekomunikasi agar memindai wajahnya.

Aturan ini sudah diumumkan oleh Kementerian Industri dan Teknologi China atau MIIT pada beberapa waktu lalu. Di dalam aturan itu disebutkan kalau alasan dari pemindaian ini agar bisa melindungi hak dan kepentingan warga negara di dunia maya.

"Dengan sungguh-sungguh melindungi hak dan kepentingan warga negara yang sah di dunia maya," dalam pernyataannya seperti disalin Luqmanul.com.

Operator juga diwajibkan untuk mencocokan pakah wajah dari pemohon yang sudah dipindai sama dengan kartu identitas mereka. Mereka nantinya tak akan bisa lagi mentransfer kartu SIM kepada orang lain.

MIIT juga menginginkan agar operator bisa memverifikasi bahwa ponsel atau telepon rumah terdaftar dengan data yang sesuai dengan nama aslinya.

"Tujuannya meningkatkan pengawasan dan inspeksi dan secara ketat mempromosikan manajemen pendaftaran nama sebenarnya dari pengguna telepon," ungkap MIIT.

Dengan adanya peraturan ini, maka penipuan akan bisa ditekan, tetapi untuk sisi lainnya, ini seperti pengendalian pemerintah China untuk warganya dalam berselancar di dunia maya.

Peraturan ini akan membuat pemerintah dengan sangat mudah melacak apa yang telah terjadi di sosial media serta apa saja situs yang dikunjungi oleh orang.

China sendiri memang sudah dikenal sangat ketat untuk keamanan dunia online. Pemblokiran situs besar seperti Facebook, Twitter dan Google pun menjadi salah satu contohnya. Bahkan, tahun ini, mesin pencarian Bing dari Microsoft juga diblokir oleh China tanpa alasan yang jelas.